“Riya’ Mengikis Habis Pahala”

Di dunia seseorang bisa saja mengira bahwa ibadah yang ia lakukan sudah baik dan benar, tetapi, jika ternyata di dalam hatinya terkandung riya’ dan sum’ah, sia-sialah ia mengharapkan pahala di akhirat.

Seruan Nabi Muhammad SAW kepada umatnya tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga bathiniah. Justru aspek bathiniah itulah dasar setiap amal. Karena itulah, Nabi menegaskan pentingnya niat yang lurus sebelum melaksanakan amal ibadah, supaya nantinya tidak sia-sia. Dalam kitab yang kondang, Shahih Bukhari, Imam Bukhari mengutip Sayyidina Umar bin Khaththab ketika meriwayatkan hadits pertama dari Nabi Muhammad SAW, bahwa perbuatan itu tergantung pada niatnya. Nabi memberikan contoh, ” Barang siapa hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, sebenarnya hijrah itu adalah untuk Allah dan Rasul-Nya. Namun, barang siapa yang hijrah karena mengharapkan hal-hal duniawi atau menikahi seorang wanita, itulah yang diperolehnya.”

Pentingnya niat bagi sebuah perbuatan akan berdampak besar di akhirat nanti. Di dunia seseorang bisa saja mengira bahwa ibadah yang dilakukan sudah baik dan benar, tetapi, jika ternyata  di dalamnya terkandung riya’ dan sum’ah, maka sia-sialah ia mengharapkan pahala di akhirat. Imam Muslim dalam kitabnya yang terkenal, Shahih Muslim, lebih merinci berbagai contoh tentang orang yang salah niat dalam beribadah, Khususnya ketika terbuka kedoknya di akhirat nanti.

Bukan Karena Allah

Dari Abu Hurairah.” Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda. “Sesungguhnya manusia yang mula pertama amalnya diputuskan nanti pada hari kiamat adalah seseorang yang mati syahid yang kepadanya dihadapkan dan diperlihatkan nikmat yang telah diterimanya dan ia pun mengakuinya, lantas ia ditanya : Dipergunakan untuk  apa nikmat itu ? Ia menjawab : Aku berjuang pada jalan-Mu, sehingga aku mati syahid. Allah berfirman : Engkau bohong, Engkau berjuang agar dikatakan sebagai pemberani, dan itu sudah diakui. Kemudian Allah memerintahkan agar orang itu diseret sampai akhirnya dilemparkan kedalam neraka.

Kedua, seseorang yang belajar dan mengajar serta suka membaca Al’Quran yang kepadanya dihadapkan dan diperlihatkan nikmat yang telah diterima dan ia pun mengakuinya, lantas ia ditanya : Dipergunakan untuk apa nikmat itu ? ia menjawab : Aku pergunakan untuk belajar dan mengajar Al’Quran untuk-Mu. Allah berfirman : Engkau dusta. Engkau belajar Al’Quran agar dikatakan sebagai orang yang pandai, dan engkau suka membaca Al’Quran agar dika takan sebagai qari’. Allah memerintahkan agar orang itu diseret sampai akhirnya dilemparkan ke dalam naraka.”

Ketiga, seseorang yang dilapangkan rizqinya dan dikaruniai berbagai macam kekayaan yang kepadanya dihadapakan dan diperlihatkan nikmat yang telah diterimanya dan ia pun mengakuinya, lantas ia ditanya : Dipergunakan untuk apa nikmat itu ? ia menjawab : Semua jalan yang Engaku sukai harus dibantu, maka aku membantunya karena Engkau. Allah berfirman : Engkau bohong, Engkau berbuat seperti itu agar dikatakan sebagai orang yang pemurah, dan itu sudah diakuinya. Kemudian Allah memerintahkan agar orang itu diseret dan akhirnya dilemparkan ke dalam neraka. “

Dalam sebuah hadits dikatakan, tidak akan masuk surga  seseorang yang didalam hatinya ada sifat riya’, walau sebesar zarah. Mudah-mudahan kita tidak termasuk kedalam golongan yang bersifat riya’. Amin ya robbal alamin.


About RUDHIDAYAT

Menjalani sebuah kehidupan bagaikan kemudi dalam genggaman, kapan kita akan merubah arah dan kapan kita akan merubah haluan. Semuanya dikembalikan pada kita, kemana kita akan membawanya..........!

Posted on November 25, 2011, in Kajian, Religi, Renungan and tagged , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. bagus artikelnya. makasih sudah mengunjungi blog saya

  2. kalo kata pepatah bilang kalo tangan kanan memberi, tangan kiri gak boleh tau… tnx ya, artikelnya sangat bermanfaat

Silahkan isi komentarnya, gratis koq !

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: